Jelang Imlek, Permintaan Emas di China Dan Hong Kong Melonjak

Emas mencapai level tertinggi dalam dua bulan terakhir menjelang pertemuan perdana Federal Open Market Committee meeting (FOMC) tahun ini dan lonjakan impor logam mulia China dari Hong Kong ke tingkat tertinggi dalam lebih dua tahun.

Impor emas Negeri Panda dari Hong Kong melonjak 67% pada Desember akibat gejolak pasar saham dan antisipasi pelemahan mata uang yuan yang memicu pembelian aset yang aman.

Walapun begitu, pada perdagangan Rabu (27/1) pada pukul 17:22 WIB harga emas Gold Spot berada di posisi US$1118,38 per troy ounce, turun 0,14% atau 1,54 poin.

Chief Analyst CMC Markets di Sydney Ric Spooner menuturkan peningkatan harga emas terutama ditopang dari naiknya pembelian, terutama dari Asia. Mengenai spekulasi suku bunga The Fed, di berpendapat belum akan ada kenaikan.

“Saya tidak berpikiran soal adanya kenaikan suku bunga karena melihat situasi pasar terkini,” ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (27/1/2016).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *