Tahun Depan, Harga Emas Dunia Diprediksi Jatuh di Bawah 1.000 Dollar AS

Tahun depan harga emas diprediksi jatuh di bawah 1000 dolar

Fokus investor pada pertemuan Bank Sentral AS (The Fed) pekan ini membuat peluang kenaikan harga emas semakin tipis. Tahun depan, emas diprediksi bisa jatuh jika kenaikan suku bunga The Fed terus berlanjut.

Mengutip Bloomberg, Jumat (11/12/2015) harga emas kontrak pengiriman Februari 2016 di Commodity Exchange menguat tipis 0,16 persen dari sehari sebelumnya ke level 1.073,7 dollar AS per troy ounce. Namun demikian, emas telah tergerus 0,96 persendalam sepekan terakhir.

Lanjutkan membaca Tahun Depan, Harga Emas Dunia Diprediksi Jatuh di Bawah 1.000 Dollar AS

Impor Emas China Dari Hong Kong Merosot Untuk Pertama Kali

Import emas China dari Hongkong merosot

BEIJING — Impor bersih emas China dari Hong Kong untuk yang pertama kalinya mengalami penurunan dalam empat bulan.

Berdasarkan data Hong Kong Census and Statistics Department, pembelian bersih anjlok menjadi 68,2 metrik ton dari 96,6 ton pada September 2015. Sementara itu jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pembelian juga mengalami penurunan dari 69 ton. Kemudian, ekspor emas Negeri Panda ke Hong Kong meningkat menjadi 19,7 ton dari 13,7 ton.

Lanjutkan membaca Impor Emas China Dari Hong Kong Merosot Untuk Pertama Kali

Penguatan Bursa Saham Tekan Harga Emas

Penguatan bursa saham tekan harga emas

Harga emas tergelincir pada penutupan perdagangan Rabu (2/12/2015) pagi waktu Jakarta. Penyebab turunnya harga emas adalah penguatan bursa saham dan mengantisipasi stimulus lanjutan di Eropa.

Mengutip Wall Street Journal, Rabu (2/12/2015), harga kontrak emas Februari yang merupakan kontrak yang paling aktif diperdagangkan turun US$ 1,80 per ounce atau 0,2 per ounce menjadi US$ 1.063,50 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Lanjutkan membaca Penguatan Bursa Saham Tekan Harga Emas

Dolar AS Perkasa, Harga Emas Dekati Level Terendah

Dolar AS perkasa, harga emas dekati level terendah

Harga emas masih mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (24/11/2015) pagi WIB, dan tetap berada di posisi terendah sejak awal 2010. Hal itu seiring kenaikan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah mata uang yang dipicu harapan kalau bank sentral AS akan menaikkan suku bunga pada Desember 2015.

Harga emas untuk pengiriman Desember turun US$ 9,5 atau 0,9 persen ke level US$ 1.066,80 per ounce di divisi Comex. Sementara itu, harga perak melemah 0,5 persen ke level US$ 14.032 per ounce, dan ini penutupan terendah sejak Agustus 2009.

Lanjutkan membaca Dolar AS Perkasa, Harga Emas Dekati Level Terendah