Prediksi Harga Emas di Tahun 2017

Emas dianggap sebagai instrumen investasi yang aman bagi investor terutama saat terjadi guncangan di pasar. Kondisi ini yang biasanya mendorong harga emas naik.

Pada tahun 2016 ini, harga emas sempat melonjak setelah peristiwa Brexit di mana Inggris memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa dan selanjutnya terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

Namun, sejak bulan November 2016 harga emas terus jatuh di posisi sekitar US$ 1.133 dari posisi tertingginya US$ 1.372 per ounce pada Agustus 2016. Harga emas juga turun usai munculnya keyakinan jika guncangan pasar yang terjadi sepanjang tahun akan kembali pulih.

Khusus di tahun 2017, para ahli mengatakan pola yang sama bisa terjadi pada harga emas, di tengah kekacauan politik di Italia dan pemilu Perancis serta Jerman.

Julian Jessop dari Capital Economics, seperti mengutip express.co.uk, Selasa (27/12/2016) memprediksi permintaan akan mendorong harga emas ke posisi US$ 1.050 pada akhir tahun 2017.

“Satu pelajaran dari tahun 2016 adalah permintaan safe haven dapat menguat sedikit saat terjadi guncangan politik yang  besar,” jelas dia.

Namun dia menambahkan guncangan baru pada tahun 2017 mungkin tidak begitu lemah.

“Dan perlu ditekankan bahwa Brexit belum terjadi dan Trump belum menjadi Presiden, sehingga masih ada banyak waktu untuk kembali terjadinya guncangan dari 2016,” dia menambahkan.

Harga emas juga bisa tetap di bawah tekanan seiring penguatan dolar, yang membuat komoditas lebih mahal bagi investor.

Mata uang AS ini melonjak pada tahun ini setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga dan diprediksi akan terjadi kembali pada tahun 2017.

Sheridan Admans, Manajer Riset Investasi The Share Centre, mengatakan para pengamat emas memiliki berbagai pandangan soal harga emas dalam jangka menengah.

“Apa yang kita bisa yakini dalam masa ketidakpastian pasar emas cenderung adil dan relatif baik. Kita juga tahu bahwa emas baik ketika Dolar AS melemah,” kata dia.

Dia menilai, investor juga menghargai emas yang merupakan lindung nilai yang baik terhadap inflasi.

“Harga emas juga tetap kuat terhadap aset lainnya saat deflasi, dan cenderung bereaksi positif ketika negara-negara berkembang sedang tumbuh,” dia menandaskan.

Liputan6

Tabungan Emas Pegadaian Disambut Antusias Warga Indonesia Timur

Tabungan emas Pegadaian

Pengembangan bisnis PT Pegadaian (Persero) dengan meluncurkan program Tabungan Emas disambut hangat warga di kawasan Sulawesi Utara, Tengah, Maluku Utara, Maluku dan Papua.

Terbukti, sudah ada 9.500 nasabah yang terjaring dari target 8.500 sejak program Tabungan Emas ini diterbitkan medio 2015.
Lanjutkan membaca Tabungan Emas Pegadaian Disambut Antusias Warga Indonesia Timur

Ledakan Brussels Dongkrak Harga Emas

Harga emas dunia terdongkrak satu persen setelah kejadian ledakan bom bunuh diri di airport dan stasiun metro di Brussels, Belgia pada hari Selasa, 22 Maret 2016.

Dilansir CNBC, Rabu, 23 Maret 2016, harga emas di pasar spot naik ke US$ 1.259 per troy ounce. Sedangkan harga emas untuk pengiriman bulan April 2016 melonjak US$ 4,4 di US$ 1.248,6 per troy ounce.

Lanjutkan membaca Ledakan Brussels Dongkrak Harga Emas

Tabungan Emas Pegadaian, Investasi Tepat Buat Pemodal Pas-pasan

Investasi emas sekarang gampang dijangkau dari kalangan atas sampai bawah. Buat yang bermodal cekak alias pas-pasan, ada yang namanya tabungan emas.

Apa itu tabungan emas? Meski namanya tabungan, bukan bank yang mempunyai layanan ini, melainkan Pegadaian.

Lanjutkan membaca Tabungan Emas Pegadaian, Investasi Tepat Buat Pemodal Pas-pasan

Mencampur Saham dengan Emas

emas dan saham

Salah satu pertanyaan klasik: lebih baik investasi emas atau saham? Emas merupakan alat investasi tertua dan paling mudah dipahami. Konon logam mulia ini sudah ada di peradaban manusia sejak 2.500 tahun sebelum masehi.

Persamaan emas dan saham adalah keduanya menawarkan keuntungan melalui kenaikan harga. Namun, sejatinya ”model bisnis” emas dan saham amat berbeda. Emas tidak menghasilkan arus kas operasional. Sekilo emas akan tetap sekilo emas sampai kapan pun. Tapi, satu kedai kopi Starbucks bisa beranak-pinak menjadi 17.009 kedai di 50 negara! Sejak menjadi perusahaan publik pada 1992, harga saham Starbucks telah melesat karena bisnisnya berkembang sehingga menjanjikan lebih banyak uang.

Lanjutkan membaca Mencampur Saham dengan Emas

Komentar Yellen Turunkan Harga Emas

Komentar Yellen turunkan harga emas

Harga emas jatuh ke posisi terendah dalam hampir enam tahun, usai Gubernur Federal Reserve (the Fed) Janet Yellen, mengatakan harapannya tentang kenaikan suku bunga yang akan menandai pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Melansir laman Reuters, Kamis (3/12/2015), harga emas di pasar Spot turun 1,4 persen menjadi US$ 1.053,70 per ounce setelah jatuh ke level terendah sejak Februari 2010 di US$ 1.050,25 per ounce.

Lanjutkan membaca Komentar Yellen Turunkan Harga Emas

Saat Tepat Beli Emas

Saat tepat beli emas
Rendahnya harga emas saat ini justru menjadi peluang bagi investor jangka panjang, yakni antara tiga hingga empat tahun, untuk memborong emas.
“Yang sudah terjadi, tren pembalikan harga komoditas adalah tiga hingga empat tahun. Satu hingga dua tahun ke depan memang diperkirakan ketidakpastian perekonomian global masih terus akan terjadi. Belum bagus untuk harga emas. Terutama di 2016, jika The Fed menaikkan suku bunganya di Desember nanti,” ujarnya.

Lanjutkan membaca Saat Tepat Beli Emas