Ulah Trump Bikin Harga Emas Naik ke Posisi Puncak

Ulah Trump bikin harga emas naikHarga emas melonjak ke posisi tertinggi dalam tiga pekan terakhir pada perdagangan Jumat (12/10/2017) usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa dirinya akan mengakhiri kesepakatan nuklir dengan Iran. Selain itu, data inflasi yang melemah juga mendorong penguatan harga emas.

Mengutip Reuters, Sabtu (14/10/2017), harga emas di pasar spot naik naik 0,8 persen ke level US$ 1.303,5 per ounce pada pukul 03.53 waktu London, setelah sebelumnya mencapai US$ 1.302,40 per ounce yang merupakan level tertinggi sejak 26 September 2017.

Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember 2017 ditutup naik US$ 8,10, atau 0,6 persen ke level US$ 1.304,60 per ounce, juga menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua minggu.

Harga emas naik karena Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana membatalkan kesepakatan nuklir dengan Iran. Kesepakatan nuklir Iran tercapai pada 2015, tepatnya di era pemerintahan Barack Obama, di mana Negeri Para Mullah tersebut setuju untuk mengurangi sebagian besar program nuklirnya. Sebagai imbalannya, sanksi ekonomi atas negara itu akan dicabut.

Bulan lalu, di hadapan Sidang Majelis Umum PBB, Trump mengecam kesepakatan tersebut. Ia menyebut perjanjian itu merupakan hal memalukan bagi AS.

Selain itu, harga emas juga terdorong naik karena inflasi pada September 2017 tidak seperti perkiraan para pelaku pasar yang membuat mereka memperkirakan bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed menjadi lebih kecil.

Liputan6

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *