Baca: Harga Emas Terus Turun, Ini Penyebabnya

Emas Spot7 Feb 2023 01:20
USD/ozUSD/IDRIDR/grHi-Lo
1.866,00
-0,60
15.189,34
-11,90
911.259
-1.007
912.610
910.673

Blog »

Harga Emas Terus Turun, Ini Penyebabnya

Analis sekaligus Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan anjloknya emas terjadi setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pertumbuhan NFP atau non-farm payrolls untuk bulan Januari yang hampir tiga kali lipat di atas perkiraan. Kenaikan tersebut memberikan tantangan baru bagi harapan Bank Sentral AS atau The Fed untuk melihat pendinginan pasar tenaga kerja dan upah yang akan turun. "Angka NFP yang naik tiga kali lipat telah mendatangkan malapetaka pada penguatan harga emas yang sudah menghadapi tekanan selama dua hari terakhir dari prospek ekonomi The Fed," ujarnya.

Amerika Kirim Tank ke Ukraina, Harga Emas Terbang!

Pada perdagangan Kamis (26/1/2023) pukul 06:30 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat 0,08% di posisi $1.947,49. Penguatan tersebut memperpanjang tren emas menjadi empat hari. Dalam empat hari tersebut, emas sudah menguat 1,1%. Harga emas tersebut adalah yang tertinggi sejak akhir April 2022 atau sembilan bulan terakhir. Penguatan emas ditopang oleh kembali memanasnya perang Rusia-Ukraina serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di AS. Seperti diketahui, perang Rusia-Ukraina kembali memanas setelah AS dan Jerman mengirim tank mereka ke Ukraina. AS akan mengirimkan 31 tank Abrams untuk membantu Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Emas Diprediksi akan Segera Capai Level Tertinggi Baru

Seiring berkurangnya kekhawatiran resesi, laju reli emas dapat melambat. Data yang akan datang akan menentukan arah emas dalam beberapa bulan mendatang. Emas menutup minggu di atas $1.920. Namun, koreksi di hari-hari sebelumnya tidak sebanyak yang saya perkirakan. Koreksi sehat sangat penting untuk kenaikan emas dalam jangka panjang. Jika koreksi terjadi, harga dapat memantul lebih kuat lagi. Jika terjadi pullback, selama support di $1.876 bertahan, peningkatan menuju 1.980 dapat berlanjut. Dalam waktu dekat, pembalikan ke zona 1.845-1.876 akan mengindikasikan bahwa logam mulia ini dapat rebound dan menantang area resistance krusial.

Emas Bergerak Liar Menjelang Rapat The Fed

Harga emas bergerak liar alias volatile menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 31 Januari-1 Februari 2023. Pada penutupan perdagangan Senin (23/1/2023), emas ditutup di posisi $1.931,3 per troy ons, menguat 0,25%. Penguatan emas kemarin berbanding terbalik dengan pelemahan sebesar 0,25% pada Jumat lalu. Analis CMC Markets, Michael Hewson, optimis emas masih berpotensi menguat. Berdasarkan catatan 2022, pergerakan emas memang akan sangat labil cenderung melemah menjelang FOMC. Pengecualian terjadi pada Desember 2022 di mana emas menguat menjelang FOMC karena pelaku pasar optimis kenaikan suku bunga akan mengendur.

Bikin Geger! Tamasia Paksa Nasabah Jual Murah Emas di Harga Rp 820 Ribu

Aplikasi jual beli emas digital Tamasia membuat geger para nasabahnya gegara tidak dapat diakses. Bukan sampai di situ saja, aplikasi Tamasia yang kini sudah dapat diakses bahkan memaksa para penggunanya untuk menjual murah emas mereka di harga buyback Rp 820.000 per gram, harga yang jauh di bawah harga emas saat ini. Untuk diketahui, pada Kamis (19/1) harga buyback emas Antam dipatok di harga Rp 935.000 per gram. Berarti ada selisih harga yang cukup fantastis sebesar Rp 115.000 per gram. Dalam pernyataan di akun resmi Instagram @tamasia_id, Tamasia menyampaikan bahwa akan merubah model bisnis perusahaan.

Emas Antam vs Emas UBS, Pilih Mana?

Bagi kalian yang ingin berinvestasi emas batangan, setidaknya ada pilihan 2 merek emas batangan yang terkenal di Indonesia, yakni emas Antam dan emas UBS. Nah, kali ini kami akan mengulas kedua emas tersebut dari 7 aspek, yaitu perusahaan yang memproduksi, kadar emas, pecahan yang dicetak, dimensi, sertifikat, kemasan dan harga.

Seputar Harga Emas

Harga emas hari ini merupakan kompilasi antara data harga emas terkini di New York dan kurs dolar USD ke rupiah IDR yang di update setiap 10 menit. Kami juga menampilkan harga emas Antam yang merupakan acuan harga emas di Indonesia pada saat orang ingin menjual atau membeli emas. Sebagai tambahan, kamu juga dapat membandingkan data tersebut dengan data dari Pegadaian.

Satu hal yang perlu diingat bahwa harga beli dan jual pada saat kamu melakukan transaksi mungkin tidak sama dengan data di atas. Hal ini bergantung pada penjual atau toko emas masing-masing dikarenakan mereka mempunyai hak dan kebebasan dalam menentukan harga mereka.

Dengan mengecek hargaemas.com, kamu mempunyai patokan harga pada saat akan membeli atau menjual emas. Berdasarkan pengalaman pribadi Admin HargaEmas.com, toko emas biasanya menaikkan harga jual atau menurunkan harga beli sekitar Rp 2.000 sampai Rp 5.000 per gram dari harga beli kembali emas Antam. Sedangkan harga jual dan beli kembali emas Antam tetap sama seperti yang tercantum di atas.

Untuk diketahui, harga emas di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kurs rupiah, permintaan atas emas, tingkat suku bunga, tingkat inflasi, harga minyak dan tentunya isu ekonomi dan global.

Alasan utama investor berinvestasi emas adalah emas dianggap sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven). Sejarah telah membuktikan bahwa emas dapat mempertahankan nilainya di saat keadaan politik yang tidak stabil, ketidakpastian pasar modal dan pasar uang, maupun saat resesi ekonomi. Lebih lanjut, emas lebih likuid dalam arti emas sangat mudah diuangkan pada saat kamu membutuhkan dana. Tidak butuh waktu yang lama untuk menjual emas dan mendapatkan dana yang dibutuhkan.